top of page

BERKAT MULIA
Knowledge HUB

"

Kami percaya bahwa pengetahuan adalah pondasi terbaik. Blog ini hadir untuk membantu Anda memahami dunia bangunan dengan cara yang sederhana, jujur, dan bisa langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Lantai Granit vs Parket: Bedanya Apa dan Mana yang Lebih Awet?

  • 11 Feb
  • 3 menit membaca

Memilih jenis lantai untuk rumah atau ruang kerja bukan hal sepele. Dua pilihan populer yang sering dipertimbangkan adalah lantai granit dan parket. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda, terutama dalam hal ketahanan dan perawatan. Artikel ini akan membahas perbedaan utama antara lantai granit dan parket serta membantu Anda menentukan mana yang lebih awet sesuai kebutuhan.


Perbedaan Material dan Tampilan


granit vs parket

Lantai granit terbuat dari batu alam yang dipotong dan dipoles hingga halus. Granit dikenal karena kekuatan dan kilau alami yang tahan lama. Warna dan pola granit bervariasi tergantung pada jenis batu dan lokasi penambangannya, sehingga setiap lantai granit memiliki karakter unik.


Sebaliknya, parket adalah lantai kayu yang terdiri dari potongan-potongan kayu kecil yang disusun membentuk pola tertentu, seperti herringbone atau kotak-kotak. Parket memberikan kesan hangat dan alami, cocok untuk suasana yang lebih klasik atau elegan.


Perbedaan utama:


  • Granit lebih keras dan tahan gores.

  • Parket memberikan nuansa hangat dan lebih nyaman di kaki.


Ketahanan dan Daya Tahan


Ketahanan lantai sangat penting untuk menentukan umur pakai dan biaya perawatan jangka panjang.


Lantai Granit


  • Tahan gores dan benturan: Granit adalah salah satu batu alam terkeras, sehingga tahan terhadap goresan dan benturan ringan.

  • Tahan air dan noda: Granit tidak mudah menyerap air jika sudah diproses dengan baik, sehingga tahan terhadap noda dan kelembapan.

  • Perawatan minimal: Cukup dibersihkan dengan kain lembab dan pembersih khusus batu alam.


Lantai Parket


  • Rentan gores dan penyok: Kayu lebih lunak dibanding granit, sehingga mudah tergores atau penyok jika terkena benda berat.

  • Sensitif terhadap air: Parket bisa rusak jika terkena air berlebihan, menyebabkan kayu mengembang atau melengkung.

  • Perawatan rutin: Perlu dilapisi ulang dengan pelitur atau minyak kayu secara berkala agar tetap awet dan terlihat bagus.


Dari segi ketahanan, granit unggul dalam hal kekuatan dan tahan lama, terutama di area dengan lalu lintas tinggi atau kelembapan.


Harga dan Biaya Pemasangan


Harga menjadi faktor penting dalam memilih lantai.


  • Lantai granit biasanya lebih mahal dari segi bahan dan pemasangan. Proses pemotongan dan pemasangan granit memerlukan tenaga ahli dan alat khusus.

  • Lantai parket memiliki harga yang bervariasi tergantung jenis kayu dan pola yang dipilih. Pemasangan parket relatif lebih mudah dan cepat dibanding granit.


Meski harga awal granit lebih tinggi, biaya perawatan yang rendah bisa membuatnya lebih ekonomis dalam jangka panjang. Parket mungkin lebih murah di awal, tapi perawatan dan penggantian bagian yang rusak bisa menambah biaya.


Kenyamanan dan Suasana Ruangan


Lantai tidak hanya soal fungsi tapi juga suasana yang dihadirkan.


  • Granit memberikan kesan mewah dan modern, cocok untuk ruang tamu, dapur, atau area komersial.

  • Parket memberikan kehangatan dan kesan alami, ideal untuk kamar tidur atau ruang keluarga.


Parket juga terasa lebih hangat di kaki, sedangkan granit cenderung dingin, terutama di iklim tropis atau ruangan tanpa pemanas.


Perawatan dan Pemeliharaan


Merawat lantai granit dan parket berbeda signifikan.


  • Granit cukup dibersihkan dengan sapu dan kain basah, hindari bahan kimia keras yang bisa merusak permukaan.

  • Parket perlu dilapisi ulang pelitur setiap beberapa tahun dan harus segera dibersihkan jika terkena cairan agar tidak merusak kayu.


Jika Anda menginginkan lantai yang mudah dirawat dan tahan lama, granit lebih cocok. Namun, jika Anda menyukai lantai kayu dan siap melakukan perawatan rutin, parket bisa menjadi pilihan.


Mana yang Lebih Awet?


Secara umum, lantai granit lebih awet dibanding parket. Granit bisa bertahan puluhan tahun tanpa perlu penggantian jika dirawat dengan benar. Parket, meskipun bisa bertahan lama, lebih rentan terhadap kerusakan fisik dan kelembapan sehingga membutuhkan perhatian lebih.


Namun, awet tidak selalu berarti cocok untuk semua kondisi. Jika Anda tinggal di daerah dengan kelembapan tinggi atau memiliki anak kecil yang aktif, granit bisa menjadi pilihan yang lebih praktis. Sedangkan parket cocok untuk ruangan yang lebih kering dan penggunaan yang lebih ringan.


Tips Memilih Lantai yang Tepat


  • Pertimbangkan fungsi ruangan dan tingkat lalu lintas.

  • Sesuaikan dengan gaya interior dan suasana yang ingin diciptakan.

  • Hitung biaya awal dan biaya perawatan jangka panjang.

  • Perhatikan kondisi lingkungan, seperti kelembapan dan suhu.

  • Konsultasikan dengan ahli lantai untuk pemasangan dan perawatan.


Memilih lantai yang tepat akan meningkatkan kenyamanan dan nilai estetika rumah Anda sekaligus menghemat biaya perawatan.


bottom of page